Translate

Jumat, 13 Februari 2015

Percayalah pada Kebaikan-Nya

Bulan ini, 13 Februari 2015 adalah waktunya unuk Seminar Director 2015. Nginep dan Have Fun GRATISS dari Oriflame.
Tapi pada saat itu juga saya harus mengikuti Diklat di kantor, dan saat itu juga saya harus menyelesaikan revisi anggaran DIPA pada Satuan Kerja kami. Dengan pemimpin baru dan rekan baru. Saya bahagia karena pada akhirnya tiba juga giliran saya untuk mengikuti Diklat itu. Tetapi di sisi lain saya tidak bisa meninggalkan tanggung jawab saya pada Satker yang selama ini telah menjadi batu loncatan terbaik saya, dan juga belum ada yang bisa menggantikan atau menjadi back-up saya untuk kewajiban tersebut.
Tetapi yaa... apa mau di kata, saya harus memilih salah sat,
Saya tidak mungkin untuk menolak panggilan tersebut.

.......

Minggu, 25 Januari 2015

Tidak butuh waktu bertahun-tahun untuk memikirkan sebuah impian. Tetapi butuh waktu untuk kita memperjuangkan..

Sabtu, 25 Oktober 2014

Sadar Porsi Tubuh

Menyadari porsi tubuh atau kemampuan tubuh adalah wajib bagi kita sebagai manusia. Setiap manusia diberikan porsi dan kemampuan tubuh masing-masing yang tidak sama antara satu dan yang lainnya. Jangan pernah memaksakan sesuatu yang sebenarnya kita tidak mampu, tapi kita harus berusaha untuk mampu.
Berusaha dan Memaksa adalah dua kata yang sangat berbeda..
Kita harus memberikan efforts, bukan egoism..

Sebagai manusia, sudah sewajarnya kita memiliki sifat konsumtif dan tidak puas.. tetapi kewajaran itu akan berubah menjadi hal yang tidak wajar, bahkan tidak baik ketika kita memaksakan kehendak yang sebenarnya hal tersebut sudah mencapai ouncak kemamouan kita..
Seperti misalnya dalam hal pekerjaan, kita boleh memiliki kerja yang bagus, prestasi dimana-mana, memiliki bisnis sampingan dimana-mana.. pergi pagi pulang malam, setelah sampai di rumah kita masih di bebani oleh tugas-tugas yang harus di lembur dan tugas-tugas lainnya yang menunggu.. otak kita pun kita paksa untuk terus berpikir lagi sampai pagi, tubuh yang sebenarnya membutùhkan waktu istirahat tidak kita pedulikan.
Saat itu, apakah kita menyadari batas kemampuan diri kita? Apakah kita memikirkan mereka, keluarga kita, yang memerlukan perhatian kita??
Bukan hanya materi yang mereka butuhkan, tetapi juga perhatian dan kepedulian kita sebagai Ibu, Ayah, ataupun seorang kakak....

Mari kita sama-sama merenung, mari kita flashback, apakah kita telah memberikan yang terbaik untuk mereka???
Apakah kita telah memberikan cukup waktu untuk mereka??

Rabu, 27 Agustus 2014

INVESTASI WAKTU

Selamat Pagii ;)
Gimana kabar kalian sahabatku?

Saya mau nyeritain kejadian di rumah pagi ini, 
Ceritanya gini... Baca baik-baik yaaa... hehehe

Papa punya rencana untuk memperbaiki pagar di rumah, tetapi seperti yang kita ketahui (according to my last story) beliau sudah tidak bisa lagi kerja berat, jadi beliau menyerahkan sepenuhnya sama pekerja yang dimintai tolong oleh beliau..
Awalnya semua baik-baik saja, tapi lama-kelamaan mulai terlihat bahwa mereka tidak memiliki kekompakan, si Bapak A maunya mengerjakan no. 2 dulu.. Tapi si Bapak B maunya ngerjain no.1 dulu..
si Bapak A memiliki pola kerja Y, tetapi si Bapak B memiliki pola kerja Z..
Akibatnyaaa, pagar kami tidak selesai-selesai setelah lebih dari tiga minggu, karena setiap si Bapak B mengerjakan sesuatu, si Bapak A memperbaiki.. Begitu juga sebaliknya..

Nahh... dari cerita ini saya mendapatkan makna tersirat bahwa Sangatlah diperlukan TOLERANSI, SILATURAHMI, dan KEKOMPAKKAN dalam kehidupan ini.. Terlebih lagi dalam suatu pekerjaan, dalam satu kelompok.. Kalau kita tidak kompak dengan partner kita, kalau kita tidak menyatukan visi dan misi kita dalam pekerjaan tersebut, bagaimana kita bisa menyelesaikannya dengan benar dan sesuai target, dan bagaimana bisa kita mencapai keberhasilan.. Yang ada malah pekerjaan tersebut tidak akan selesai, atau bahkan akan memberikan hasil yang berantakan dan jauh dari kata sempurna..

Begitu juga dalam bisnis yang sedang saya jalani sekarang ini, di sela-sela kesibukan saya di kantor dan penyelesaian skripsi, saya selalu mengINVESTASIkan WAKTU saya kepada bisnis saya. Saya harus bertanggung jawab di bisnis dan dalam jaringan saya untuk terus memeluk erat serta berusaha untuk menciptakan suatu kekompakan antar bawahan atau downline saya agar mereka memiliki misi dan visi yang sama yaitu KESUKSESAN berjama'ah..
Saya (upline) ada untuk mereka, untuk menuntun mereka dan mengajak mereka sukses bersama, BUKAN untuk memperkaya dan mensukseskan diri saya sendiri..

Apalagi mulai sekarang ada promo gila dengan modal sekecil-kecilnya bisa menciptakan income jutaan rupiah dengan modal
SILATURAHMI dan KONSISTEN..

:: DREAM HIGH and CATCH IT! ^_^
InsyaAllah...
e_mail: dnnovita92@gmail.com

Hikmah Itu Nyata

Setiap yang hidup itu pasti akan mendapatkan ujian dari Allah SWT, itu adalah MUTLAK hukumnya.
Di sanalah letak keimanan dan taqwa kita akan diuji, dengan kekayaan, dengan kemiskinan, dengan kepintaran, dengan kebodohan, dengan kesedihan, ataupun dengan kesenangan..

Banyak sekali jalan Allah untuk memberikan ujian kepada umatnya, tetapi sebanyak itu jugakah jalan manusia untuk mampu melihat hikmah dan kenikmatan dari setiap ujian itu?? Seharusnya "iya", tetapi ternyata jawaban itu tidak semua manusia memilikinya. Ada bermacam-macam alasan yang mencoba untuk mematahkan keyakinan itu..

Padahal Allah SWT telah berjanji kepada manusia melalui kitab sucinya dalam QS Al-Insyirah (94/1-8)
"Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu, Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmu hendaknya kamu berharap"

Tetapi manusia terlalu "sombong" untuk meyakini itu, kita terlalu sombong terhadap setiap ujian yang diberikan untuk kita, selalu merasa bahwa ujian untuk kita itu adalah yang paling berat bila dibandingkan dengan orang lain. Sungguh merugi sekali kita meragukan janji TUHAN YANG MAHA ESA, janji yang sudah sangat jelas di tulis dalam kitab suci-Nya..

Ayo... apa lagi yang kita tunggu, segelah kita memohon ampun atas dosa besar kita itu, ambil wudhu, shalat, dan memohon ampunlah kepada Allah SWT atas keraguan itu..
Lalu berdoalah, meminta berkah-Nya agar segera di tunjukkan jalan untuk memecahkan semua permasalahan hidup kita di dunia, dan memohonlah agar kita di lindungi dari Kekejaman Api Neraka...
Na'udzubillah minzalik..

Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya..
Amiinn...

Minggu, 24 Agustus 2014

DREAM!!!

Ada sepenggal kalimat dari saudara jauh kita nihh yang sangatt menginspirasiku...
Yang memotivasiku untuk bisa terus menjaga mimpi-mimpiku untuk mengecap pendidikan sampai batas terakhir..

"Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, seorang wanita WAJIB berpendidikan tinggi karena mereka akan menjadi seorang Ibu. Ibu-ibu yang cerdas akan melahirkan anak-anak yang cerdas.."
::Dian Sastrowardoyo
  
Namun, di samping itu.. ada hal yang tidak jauh lebih penting.. ORANGTUA yang harus kita buat bangga, bukan hanya karena Pendidikan kita yang tinggi, tetapi juga keberadaan kita, kepedulian kita, perhatian kita, dan cinta kita kepada mereka..

So guys.... Dream high and Catch it!!
InsyaAllah! :)

Minggu, 06 Juli 2014

Hari dan Waktu yang Utama dalam Islam

Assalamualaikum...

Sahabat-sahabatku yang baik, tahu tidak hari dan waktu yang utama dalam Islam?

Hari yang utama dalam Islam:
- Hari Jumat
- Hari Arafah (9 Zulhijjah)
- 10 hari pertama bulan Zulhijjah (bulan Haji)
- Hari Asyura
- Malam Lailatul Qadr
- Hari-Hari bulan Ramadan

Waktu yang utama:
- Satu pertiga malam
- Pagi hari
- Sore hari

Nah... Untuk penjelasannya kenapa hari dan waktu tersebut utama dalam Islam, nanti aku jelasin satu-satu ya, sahabat..
Sekarang udah larut malam, waktunya diistirahatkan dulu tubuh titipan Allah SWT ini :)

Selamat Malam!

Wassalam...

Sabtu, 05 Juli 2014

Sekokoh Pohon Kurma

Assalamualaikum..

Ketika Tuhan menciptakan manusia, jodoh, rezeki, dan maut.. Semuanya telah diatur.
Tetapi ketika ada manusia itu menjadi sosok yang ingkar terhadap perintah Tuhan dan Rosul-Nya.. 
itu bukanlah takdir dari Allah SWT, tetapi itu manusia itu sendiri yang menciptakannya. 

Ketika hawa nafsu yang semakin merajalela, mengikuti bisikan-bisikan setan yang semakin hari semakin tinggi levelnya.. di situlah letak keimanan dan ketaqwaan kita diuji oleh Allah SWT..
Tingkat keimanan kita akan naik seiring naiknya tingkat ketaqwaan kita. Mari kita perkuat keimanan dan ketaqwaan kita sekokoh pohon kurma. 


Kenapa harus sekokoh pohon kurma??

Dalam QS Ibrahim : 24-25, Allah SWT bersabda:
"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah SWT telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah SWT membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat." (Ibrahim: 24-25)

Dan hal itu pun telah diperjelas dan ditafsir dalam sebuah hadist Nabi SAW:  

عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ  يَوْمًا لأَصْحَابِهِ « أَخْبِرُونِى عَنْ شَجَرَةٍ مَثَلُهَا مَثَلُ الْمُؤْمِنِ ». فَجَعَلَ الْقَوْمُ يَذْكُرُونَ شَجَرًا مِنْ شَجَرِ الْبَوَادِى. قَالَ ابْنُ عُمَرَ وَأُلْقِىَ فِى نَفْسِى أَوْ رُوعِىَ أَنَّهَا النَّخْلَةُ فَجَعَلْتُ أُرِيدُ أَنْ أَقُولَهَا فَإِذَا أَسْنَانُ الْقَوْمِ فَأَهَابُ أَنْ أَتَكَلَّمَ فَلَمَّا سَكَتُوا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « هِىَ النَّخْلَةُ ».
Dari Ibnu Umar berkata, "Suatu hari Rosulullah SAW bersabda kepada para sahabatnya, 'Kabarkanlah kepadaku tentang sebuah pohon yang perumpamaanya seperti mukmin?' Maka para sahabat pun menyebutkan jenis-jenis pohon di badui,' "Ibnu Umar berkata, "terlintas dalam benakku untuk menjawab 'pohon kurma', tetapi saya segan menjawabnya karena banyak para sahabat yang lebih tua dariku. Tatkala para sahabat diam, Rosulullah SAW bersabda, 'Pohon itu adalah pohon kurma.' " 
(HR Bukhari 1/38 dan Muslim 4/2165)  

Aku ingat ketika seseorang bertanya, "Apa orang-orang yang beriman dan bertaqwa itu selalu dibuat susah hidupnya oleh Allah SWT?"
Astaghfirullah..
Tentu tidak sahabatku, masa ujian kita dengan Allah SWT itu berada di sepanjang kehidupan kita. Selama kita masih bernafas, selama itu pula ujian Allah SWT ada. Karena itulah kita harus menyelesaikan soal demi soal itu dengan baik dan teliti. Lakukan yang terbaik untuk menyelesaikan soal-soal tersebut. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT di sepanjang hela nafas kita..

Dan pasti ada yang bertanya, "Lalu bagaimana ciri-ciri orang yang beriman dan bertaqwa itu?"
Ada seseorang yang aku kagumi dan aku hormati berkata, "Jangan pernah terjebak dengan kriteria-kriteria manusia yang berkaitan dengan keimanan dan ketaqwaan, karena hal itu akan menyulitkan kita, bahkan bisa menyesatkan kita kepada golongan-golangan orang yang merugi karena menganggap penilaian manusia itu benar dibandingkan dengan score yang di berikan Allah SWT"
Lalu bagimana solusinya?
Beliau menjawab, "Terus dan teruslah memperbaiki diri! Lakukan apa yang telah diajarkan oleh Rosulullah SAW, dan ikutilah petunjuk-petunjuk Allah SWT melalui Alquran dan hadist Nabi... InsyaAllah kita akan selamat!"
Wallahu'alam bissawab...


Marilah sahabatku kita berlomba...
Berlomba dalam rangka memberikan yang terbaik untuk menyelesaikan setiap ujian-ujian Allah SWT..
Serta jangan pernah melupakan kewajiban-kewajiban kita kepada Allah SWT. Mari kita berlomba-lomba untuk terus berbuat kebaikan dan terus memperbaiki diri untuk mendapatkan berkah dari Allah SWT.. 
Amiin ya Rabb..

Wassalam...


Keutamaan Makan Sahur

Assalamualaikum..

Selamat Pagi, teman.. Alhamdulillah, hari ini kita masih di berikan kesempatan untuk puasa di Bulan Ramadhan tahun ini.
Semoga Ramadhan ini penuh keberkahan dan lebih baik dari sebelumnya, amiin..

Any way, tahu nggak Apa sih keutamaan sahur di saat puasa Ramadhan???
Di dalam Alqur'an Allah berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa." (QS Albaqarah (2):183)
Kepada orang yang hendak berpuasa, Rosulullah SAW menyuruh makan sahur sebagai pembeda antara puasa kita dengan puasa Ahlul Kitab. Dari Amr bis Ash ra, Rosulullah SAW bersabda: "Pembeda antara puasa kita dengan puasa ahli kitab adalah makan sahur." (HR Muslim)

Apa saja keutamaan makan sahur?
Pertama, makan sahur adalah barokah. Dari Salman ra, Rosulullah SAW bersabda, "Barokah itu ada pada tiga perkara, Al Jama'ah, Ats-Tsarid dan makan sahur." (HR At Thabrani)

Dari Abdullah bin al Harits dari seorang sahabat Rosulullah SAW: Aku masuk menemui Nabi SAW ketika itu beliau sedang makan sahur, beliau berkata: "Sesungguhnya makan sahur adalah barakah yang Allah berikan kepada kalian, maka janganlah kalian tinggalkan." (HR An Nasa'i)

Makan sahur sebagai barokah sangatlah jelas karena dengan makan sahur berarti mengikuti sunnah, menguatkan dalam puasa, menambah semangat untuk menambah puasa karena merasa ringan orang yang puasa.

Makan sahur juga (berarti) menyelisihi Ahlul Kitab, karena mereka tidak melakukan makan sahur. Oeh karena itu Rosulullah SAW menamakannya dengan makan pagi yang diberkahi sebagaimana dalam dua hadits al-Irbath bin Syariyah dan Abu Darda ra: "Marilah menuju makan pagi yang diberkahi, yakni sahur"

Kedua, Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur. Mungkin barakah sahur yang tersebar adalah (karena) Allah SWT akan meliputi orang-orang yang sahur dengan ampunan-Nya, emmenuhi mereka dengan rahmat-Nya, malaikat Allah memintakan ampunan bagi mereka, berdoa kepada Allah agar memaafkan mereka agar mereka termasuk orang-orang yang dibebaskan oleh Allah di bulan Ramadhan.
Dari Abu Sa'id alKhudri ra, Rosulullah SAW bersabda : "Sahur itu makanan yang barokah, janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya meneguk setengah air, karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur."

Oleh sebab itu seorang muslim hendaknya tidak menyia-nyiakan pahala yang besar ini dari Rabb Yang Maha Pengasih. Dan sahurnya seorang muslim yang paling afdhal adalah korma.

Bersabda Rasulullah SAW: "Sebaik-baiknya sahurnya seorang mukmin adalah korma." (HR Abu Dawud)
Barangsiapa yang tidak menemukan kurma, hendaknya bersungguh-sungguh untuk bersahur walau hanya dengan meneguk satu teguk air, karena keutamaan yang disebutkan tadi, dan karena sabda Rasulullah SAW: "Makan sahurlah kalian walau dengan seteguk air."

Sunnah Mengakhiri Sahur
Disunnahkan mengakhirkan sahur sesaat sebelum fajar, karena Nabi SAW dan Zaid bin Tsabit ra melakukan sahur, ketika selesai makan sahur Nabi SAW bangkit untuk sholat subuh, dan jarak (selang waktu) antara sahur dan masuknya sholat kira-kira lamanya seseorang membaca lima puluh ayat di Kitabullah.
Anas ra meriwayatka dari Zad bin Tsabit ra."Kami makan sahur bersama Rosulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam kemudian beliau sholat." Aku tanyakan (kata Anas), "Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?" Zaid menjawab, "kira-kira 50 ayat membaca Al-Qur'an." (HR Bukhari dan Muslim)

Marilah kita sempurnakan makan sahur kita saudara saudariku..
Saya selalu berharap semoga saya masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu di Ramadhan selanjutnya.
Semoga esok selalu menjadi lebih baik dari hari ini. Marilah Kita terus dan terus berjuang untuk memperbaiki diri.

dan semoga semua yang kita lakukan selalu berada di jalan Allah SWT dan penuh dengan keberkahan-Nya...
Amin ya Rabb..


Wassalam...