Setiap yang hidup itu pasti akan mendapatkan ujian dari Allah SWT, itu adalah MUTLAK hukumnya.
Di sanalah letak keimanan dan taqwa kita akan diuji, dengan kekayaan, dengan kemiskinan, dengan kepintaran, dengan kebodohan, dengan kesedihan, ataupun dengan kesenangan..
Banyak sekali jalan Allah untuk memberikan ujian kepada umatnya, tetapi sebanyak itu jugakah jalan manusia untuk mampu melihat hikmah dan kenikmatan dari setiap ujian itu?? Seharusnya "iya", tetapi ternyata jawaban itu tidak semua manusia memilikinya. Ada bermacam-macam alasan yang mencoba untuk mematahkan keyakinan itu..
Padahal Allah SWT telah berjanji kepada manusia melalui kitab sucinya dalam QS Al-Insyirah (94/1-8)
"Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu, Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmu hendaknya kamu berharap"
Tetapi manusia terlalu "sombong" untuk meyakini itu, kita terlalu sombong terhadap setiap ujian yang diberikan untuk kita, selalu merasa bahwa ujian untuk kita itu adalah yang paling berat bila dibandingkan dengan orang lain. Sungguh merugi sekali kita meragukan janji TUHAN YANG MAHA ESA, janji yang sudah sangat jelas di tulis dalam kitab suci-Nya..
Ayo... apa lagi yang kita tunggu, segelah kita memohon ampun atas dosa besar kita itu, ambil wudhu, shalat, dan memohon ampunlah kepada Allah SWT atas keraguan itu..
Lalu berdoalah, meminta berkah-Nya agar segera di tunjukkan jalan untuk memecahkan semua permasalahan hidup kita di dunia, dan memohonlah agar kita di lindungi dari Kekejaman Api Neraka...
Na'udzubillah minzalik..
Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya..
Amiinn...
Amiinn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar