Assalamualaikum..
Selamat Pagi, teman.. Alhamdulillah, hari ini kita masih di berikan kesempatan untuk puasa di Bulan Ramadhan tahun ini.
Semoga Ramadhan ini penuh keberkahan dan lebih baik dari sebelumnya, amiin..
Di dalam Alqur'an Allah berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa." (QS Albaqarah (2):183)
Kepada orang yang hendak berpuasa, Rosulullah SAW menyuruh makan sahur sebagai pembeda antara puasa kita dengan puasa Ahlul Kitab. Dari Amr bis Ash ra, Rosulullah SAW bersabda: "Pembeda antara puasa kita dengan puasa ahli kitab adalah makan sahur." (HR Muslim)
Apa saja keutamaan makan sahur?
Pertama, makan sahur adalah barokah. Dari Salman ra, Rosulullah SAW bersabda, "Barokah itu ada pada tiga perkara, Al Jama'ah, Ats-Tsarid dan makan sahur." (HR At Thabrani)
Dari Abdullah bin al Harits dari seorang sahabat Rosulullah SAW: Aku masuk menemui Nabi SAW ketika itu beliau sedang makan sahur, beliau berkata: "Sesungguhnya makan sahur adalah barakah yang Allah berikan kepada kalian, maka janganlah kalian tinggalkan." (HR An Nasa'i)
Makan sahur sebagai barokah sangatlah jelas karena dengan makan sahur berarti mengikuti sunnah, menguatkan dalam puasa, menambah semangat untuk menambah puasa karena merasa ringan orang yang puasa.
Makan sahur juga (berarti) menyelisihi Ahlul Kitab, karena mereka tidak melakukan makan sahur. Oeh karena itu Rosulullah SAW menamakannya dengan makan pagi yang diberkahi sebagaimana dalam dua hadits al-Irbath bin Syariyah dan Abu Darda ra: "Marilah menuju makan pagi yang diberkahi, yakni sahur"
Kedua, Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur. Mungkin barakah sahur yang tersebar adalah (karena) Allah SWT akan meliputi orang-orang yang sahur dengan ampunan-Nya, emmenuhi mereka dengan rahmat-Nya, malaikat Allah memintakan ampunan bagi mereka, berdoa kepada Allah agar memaafkan mereka agar mereka termasuk orang-orang yang dibebaskan oleh Allah di bulan Ramadhan.
Dari Abu Sa'id alKhudri ra, Rosulullah SAW bersabda : "Sahur itu makanan yang barokah, janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya meneguk setengah air, karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur."
Oleh sebab itu seorang muslim hendaknya tidak menyia-nyiakan pahala yang besar ini dari Rabb Yang Maha Pengasih. Dan sahurnya seorang muslim yang paling afdhal adalah korma.
Bersabda Rasulullah SAW: "Sebaik-baiknya sahurnya seorang mukmin adalah korma." (HR Abu Dawud)
Barangsiapa yang tidak menemukan kurma, hendaknya bersungguh-sungguh untuk bersahur walau hanya dengan meneguk satu teguk air, karena keutamaan yang disebutkan tadi, dan karena sabda Rasulullah SAW: "Makan sahurlah kalian walau dengan seteguk air."
Sunnah Mengakhiri Sahur
Disunnahkan mengakhirkan sahur sesaat sebelum fajar, karena Nabi SAW dan Zaid bin Tsabit ra melakukan sahur, ketika selesai makan sahur Nabi SAW bangkit untuk sholat subuh, dan jarak (selang waktu) antara sahur dan masuknya sholat kira-kira lamanya seseorang membaca lima puluh ayat di Kitabullah.
Anas ra meriwayatka dari Zad bin Tsabit ra."Kami makan sahur bersama Rosulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam kemudian beliau sholat." Aku tanyakan (kata Anas), "Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?" Zaid menjawab, "kira-kira 50 ayat membaca Al-Qur'an." (HR Bukhari dan Muslim)
Marilah kita sempurnakan makan sahur kita saudara saudariku..
Saya selalu berharap semoga saya masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu di Ramadhan selanjutnya.
Semoga esok selalu menjadi lebih baik dari hari ini. Marilah Kita terus dan terus berjuang untuk memperbaiki diri.
dan semoga semua yang kita lakukan selalu berada di jalan Allah SWT dan penuh dengan keberkahan-Nya...
Amin ya Rabb..
Wassalam...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar