Translate

Rabu, 27 Agustus 2014

INVESTASI WAKTU

Selamat Pagii ;)
Gimana kabar kalian sahabatku?

Saya mau nyeritain kejadian di rumah pagi ini, 
Ceritanya gini... Baca baik-baik yaaa... hehehe

Papa punya rencana untuk memperbaiki pagar di rumah, tetapi seperti yang kita ketahui (according to my last story) beliau sudah tidak bisa lagi kerja berat, jadi beliau menyerahkan sepenuhnya sama pekerja yang dimintai tolong oleh beliau..
Awalnya semua baik-baik saja, tapi lama-kelamaan mulai terlihat bahwa mereka tidak memiliki kekompakan, si Bapak A maunya mengerjakan no. 2 dulu.. Tapi si Bapak B maunya ngerjain no.1 dulu..
si Bapak A memiliki pola kerja Y, tetapi si Bapak B memiliki pola kerja Z..
Akibatnyaaa, pagar kami tidak selesai-selesai setelah lebih dari tiga minggu, karena setiap si Bapak B mengerjakan sesuatu, si Bapak A memperbaiki.. Begitu juga sebaliknya..

Nahh... dari cerita ini saya mendapatkan makna tersirat bahwa Sangatlah diperlukan TOLERANSI, SILATURAHMI, dan KEKOMPAKKAN dalam kehidupan ini.. Terlebih lagi dalam suatu pekerjaan, dalam satu kelompok.. Kalau kita tidak kompak dengan partner kita, kalau kita tidak menyatukan visi dan misi kita dalam pekerjaan tersebut, bagaimana kita bisa menyelesaikannya dengan benar dan sesuai target, dan bagaimana bisa kita mencapai keberhasilan.. Yang ada malah pekerjaan tersebut tidak akan selesai, atau bahkan akan memberikan hasil yang berantakan dan jauh dari kata sempurna..

Begitu juga dalam bisnis yang sedang saya jalani sekarang ini, di sela-sela kesibukan saya di kantor dan penyelesaian skripsi, saya selalu mengINVESTASIkan WAKTU saya kepada bisnis saya. Saya harus bertanggung jawab di bisnis dan dalam jaringan saya untuk terus memeluk erat serta berusaha untuk menciptakan suatu kekompakan antar bawahan atau downline saya agar mereka memiliki misi dan visi yang sama yaitu KESUKSESAN berjama'ah..
Saya (upline) ada untuk mereka, untuk menuntun mereka dan mengajak mereka sukses bersama, BUKAN untuk memperkaya dan mensukseskan diri saya sendiri..

Apalagi mulai sekarang ada promo gila dengan modal sekecil-kecilnya bisa menciptakan income jutaan rupiah dengan modal
SILATURAHMI dan KONSISTEN..

:: DREAM HIGH and CATCH IT! ^_^
InsyaAllah...
e_mail: dnnovita92@gmail.com

Hikmah Itu Nyata

Setiap yang hidup itu pasti akan mendapatkan ujian dari Allah SWT, itu adalah MUTLAK hukumnya.
Di sanalah letak keimanan dan taqwa kita akan diuji, dengan kekayaan, dengan kemiskinan, dengan kepintaran, dengan kebodohan, dengan kesedihan, ataupun dengan kesenangan..

Banyak sekali jalan Allah untuk memberikan ujian kepada umatnya, tetapi sebanyak itu jugakah jalan manusia untuk mampu melihat hikmah dan kenikmatan dari setiap ujian itu?? Seharusnya "iya", tetapi ternyata jawaban itu tidak semua manusia memilikinya. Ada bermacam-macam alasan yang mencoba untuk mematahkan keyakinan itu..

Padahal Allah SWT telah berjanji kepada manusia melalui kitab sucinya dalam QS Al-Insyirah (94/1-8)
"Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu, Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmu hendaknya kamu berharap"

Tetapi manusia terlalu "sombong" untuk meyakini itu, kita terlalu sombong terhadap setiap ujian yang diberikan untuk kita, selalu merasa bahwa ujian untuk kita itu adalah yang paling berat bila dibandingkan dengan orang lain. Sungguh merugi sekali kita meragukan janji TUHAN YANG MAHA ESA, janji yang sudah sangat jelas di tulis dalam kitab suci-Nya..

Ayo... apa lagi yang kita tunggu, segelah kita memohon ampun atas dosa besar kita itu, ambil wudhu, shalat, dan memohon ampunlah kepada Allah SWT atas keraguan itu..
Lalu berdoalah, meminta berkah-Nya agar segera di tunjukkan jalan untuk memecahkan semua permasalahan hidup kita di dunia, dan memohonlah agar kita di lindungi dari Kekejaman Api Neraka...
Na'udzubillah minzalik..

Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya..
Amiinn...

Minggu, 24 Agustus 2014

DREAM!!!

Ada sepenggal kalimat dari saudara jauh kita nihh yang sangatt menginspirasiku...
Yang memotivasiku untuk bisa terus menjaga mimpi-mimpiku untuk mengecap pendidikan sampai batas terakhir..

"Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, seorang wanita WAJIB berpendidikan tinggi karena mereka akan menjadi seorang Ibu. Ibu-ibu yang cerdas akan melahirkan anak-anak yang cerdas.."
::Dian Sastrowardoyo
  
Namun, di samping itu.. ada hal yang tidak jauh lebih penting.. ORANGTUA yang harus kita buat bangga, bukan hanya karena Pendidikan kita yang tinggi, tetapi juga keberadaan kita, kepedulian kita, perhatian kita, dan cinta kita kepada mereka..

So guys.... Dream high and Catch it!!
InsyaAllah! :)