Menyadari porsi tubuh atau kemampuan tubuh adalah wajib bagi kita sebagai manusia. Setiap manusia diberikan porsi dan kemampuan tubuh masing-masing yang tidak sama antara satu dan yang lainnya. Jangan pernah memaksakan sesuatu yang sebenarnya kita tidak mampu, tapi kita harus berusaha untuk mampu.
Berusaha dan Memaksa adalah dua kata yang sangat berbeda..
Kita harus memberikan efforts, bukan egoism..
Sebagai manusia, sudah sewajarnya kita memiliki sifat konsumtif dan tidak puas.. tetapi kewajaran itu akan berubah menjadi hal yang tidak wajar, bahkan tidak baik ketika kita memaksakan kehendak yang sebenarnya hal tersebut sudah mencapai ouncak kemamouan kita..
Seperti misalnya dalam hal pekerjaan, kita boleh memiliki kerja yang bagus, prestasi dimana-mana, memiliki bisnis sampingan dimana-mana.. pergi pagi pulang malam, setelah sampai di rumah kita masih di bebani oleh tugas-tugas yang harus di lembur dan tugas-tugas lainnya yang menunggu.. otak kita pun kita paksa untuk terus berpikir lagi sampai pagi, tubuh yang sebenarnya membutùhkan waktu istirahat tidak kita pedulikan.
Saat itu, apakah kita menyadari batas kemampuan diri kita? Apakah kita memikirkan mereka, keluarga kita, yang memerlukan perhatian kita??
Bukan hanya materi yang mereka butuhkan, tetapi juga perhatian dan kepedulian kita sebagai Ibu, Ayah, ataupun seorang kakak....
Mari kita sama-sama merenung, mari kita flashback, apakah kita telah memberikan yang terbaik untuk mereka???
Apakah kita telah memberikan cukup waktu untuk mereka??